Jumat, 24 Januari 2014

Cara Memasang dan Menikmati Blackberry Messenger (BBM) di Komputer (PC)


Cara Memasang dan Menikmati Blackberry Messenger (BBM) di Komputer



Blackberry Messenger (BBM) di Komputer
Pasti semua sudah tahu dengan media chatting dari Blackberry yang sangat populer saat ini, yaitu tidak lain adalah Blackberry Messenger. Chatting dengan akses yang cepat, mudah, dan memiliki kekhasan tersendiri membuat Blackberry Messenger atau disingkat BBM ini banyak diminati orang termasuk di Indonesia. Baru-baru ini kalau tidak salah tepat pada tanggal 21 September 2013 (walaupun dihadapkan dengan banyak kendala), pihak Blackberry me-release Blackberry Messenger agar dapat digunakan pada Android.

Namun yang saya dengar, gadget Android yang dapat mengakses Blackberry Messenger ini harus menggunakan Sistem Operasi Android Versi 4 atau dikenal dengan Jelly Bean. Nah, jadi bagi yang tidak punya Blackberry tetapi punya Android, dapat ikut merasakan bagaimana asyiknya chatting di Blackberry Messenger.


Tapi bagaimana nih dengan yang tidak punya Blackberry juga tidak punya Android seperti saya? Saya juga ingin merasakan bagaimana asyiknya chatting di Blackberry Messenger. Tenang, sekarang Blackberry dapat diakses dengan menggunakan komputer. Asalkan kita punya komputer, kita juga dapat merasakan bagaimana asyiknya chatting di Blackberry Messenger. Walaupun tidak sepraktis yang BBM-an dengan ponselnya, paling tidak kita dapat mencicipi bagaimana sih BBM-an itu.


Dengan dapat diaksesnya Blackberry Messenger pada Android, dibuatlah software virtual Android untuk komputer dengan SO Android yang ter-update, contohnya Genymotion. Sehingga Blackberry Messenger pun dapat diakses dengan komputer melalui virtual Android tersebut. OK, bagi sobat yang ingin segera BBM-an lewat komputer atau laptopnya, silakan simak baik-baik tutorial berikut ini.


1. pertama instal dulu virtual Android Genymotion pada komputer

2. Saat memilih SO Android, pilihlah yang sobat tahu menggunakan SO Android versi 4 atau Jelly Bean, dan yang telah disertai Google Aps. Contohnya seperti saya yang memilih "NexsusS-4.2.2-with Google Apps-API-17-480x800"


Cara Memasang dan Menikmati Blackberry Messenger (BBM) di Komputer

3. Jika telah terinstall, silakan Play virtual Android-nya.

4. Masuk ke Play Store untuk mencari aplikasi Blackberry Messenger, tentunya harus terkoneksi ke internet.


Cara Memasang dan Menikmati Blackberry Messenger (BBM) di Komputer

5. Pada kotak pencarian ketikan saja "BBM", lalu klik Enter.

6. Aplikasi BBM pun ditemukan. Biasanya akan berada pada bagian paling atas. Namun hati-hati ya dengan aplikasi yang palsu, jangan terkecoh.

7. Klik pasang/install dan tunggu hingga proses unduh dan instalasi selesai.


Cara Memasang dan Menikmati Blackberry Messenger (BBM) di Komputer


Tambahan: Jika sobat malas untuk mengunduh dan menginstal aplikasi BBM karena sobat memiliki file.apk BBM nya pada komputer sobat,

8. Selanjutnya silakan buka aplikasi BBM yang telah terinstal pada virtual Android.


Blackberry Messenger (BBM) di Komputer


9. Tampilan utama pada BBM di Android adalah sebagai berikut. Silakan masukan e-mail sobat, dan terus ikuti langkah-langkah berikutnya.


Blackberry Messenger (BBM) di Komputer


10. Sobat akan dihadapkan pada tahap pembuatan Id Blackberry. Silakan ikuti seperti pembuatan akun pada umunya.


Blackberry Messenger (BBM) di Komputer


Jika pembuatan Id Blackberry telah selesai, maka sampai disitu pun sobat sudah berhasil Memasang Blackberry Messenger (BBM) di Komputer. Sobat bisa langsung memulai cahtting lewat Blackbbery Messenger.


Tambahan: Namun sebelum mulai BBM-an, pasti sobat akan membutuhkan yang dimaksud dengan Display Picture. Pada virtual android tentunya belum terdapat foto-foto yang cocok untuk dijadikan Display Picture pada BBM.

OK, dengan telah terdapatnya Display Picture, maka BBM-an pun akan semakin asyik lagi. Lihat contoh berikut, saya sedang BBM-an dari laptop.


Blackberry Messenger (BBM) di Komputer


Gimana? Seru kan... OK, bagi sobat yang mencoba cara ini semoga berhasil.

Sumber: http://regibrader-free.blogspot.com/2013/11/cara-memasang-dan-menikmati-blackberry.html

Kamis, 02 Januari 2014

Empat Hal yang Dilakukan Muslim Saat Pergantian Tahun Baru



Berdoa
Bocah-kampus BENGKALIS - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PB NU), Said Aqil Sirajd menuturkan sebagai Muslim ada empat hal yang perlu dilakukan sebagai bentuk perayaan terhadap pergantian tahun. Keempat hal ini lebih utama ketimbang merayakan pergantian tahun dengan hal-hal bersifat mubazir seperti hura-hura, pesta atau lainnya.

"Pertama, dan paling penting adalah mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah kepada bangsa Indonesia, utamanya umat Islam sepanjang satu tahun ini," kata dia saat berbincang dengan Republika Online, Senin (19/12).

Kedua, lanjutnya, Muhasabah (introspeksi diri). Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh seorang manusia beramal baik dan melanggar aturan Allah SWT. "Kita wajib untuk mengadili, koreksi terhadap diri kita sendiri, dan selanjutnya nurani kitalah yang akan menghakimi diri kita sendiri " kata dia. 

Ketiga, Muatabah (membersihkan diri). Said mengatakan selama satu tahun ini berbagai peristiwa telah dialami manusia. Entah pristiwa bahagia, menyedihkan, kehidupan atau kematian.

"Sangat penting, agar kita betul-betul mengaku atau menyatakan bahwa kita sebagai mahkluk-Nya yang serba terbatas, lemah dan lainnya," kata dia.

Selanjutnya, papar Said, Murokobah (supervisi). Menurut dia, bangsa Indonesia, utamanya umat Islam ke depan harus optimis jangan berputus asa meski berbagai cobaan atau masalah yang mendera bangsa Indonesia, utamanya umat Islam.
Sebab, dari sekian musibah atau cobaan yang menerpa tak sebanding dengan banyaknya barokah yang melimpah kepada bangsa Indonesia dan umat Islam. "Allah SWT bersama kita, jadi janganlah berputus asa dan selalu optimis," kata dia.

Nasehat bagi Muslim: 10 Kerusakan dalam Perayaan Tahun Baru


Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah pandangan Islam -agama yang hanif- mengenai perayaan tersebut? Apakah mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Simak dalam bahasan singkat berikut.


Sejarah Tahun Baru Masehi
Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.[1]
Dari sini kita dapat menyaksikan bahwa perayaan tahun baru dimulai dari orang-orang kafir dan sama sekali bukan dari Islam. Perayaan tahun baru terjadi pada pergantian tahun kalender Gregorian yang sejak dulu telah dirayakan oleh orang-orang kafir.
Secara lebih rinci, berikut adalah beberapa kerusakan yang terjadi seputar perayaan tahun baru masehi.

Kerusakan Pertama: Merayakan Tahun Baru Berarti Merayakan 'Ied (Perayaan) yang Haram
Perlu diketahui bahwa perayaan ('ied) kaum muslimin hanya ada dua yaitu 'Idul Fithri dan 'Idul Adha. Anas bin Malik mengatakan, “Orang-orang Jahiliyah dahulu memiliki dua hari (hari Nairuz dan Mihrojan) di setiap tahun yang mereka senang-senang ketika itu. Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau mengatakan, “Dulu kalian memiliki dua hari untuk senang-senang di dalamnya. Sekarang Allah telah menggantikan bagi kalian dua hari yang lebih baik yaitu hari Idul Fithri dan Idul Adha”.”[2]
Syaikh Sholeh Al Fauzan hafizhohullah menjelaskan bahwa perayaan tahun baru itu termasuk merayakan ‘ied (hari raya) yang tidak disyariatkan karena hari raya kaum muslimin hanya ada dua yaitu Idul Fithri dan Idul Adha. Menentukan suatu hari menjadi perayaan (‘ied) adalah bagian dari syari’at (sehingga butuh dalil).[3]

Kerusakan Kedua: Merayakan Tahun Baru Berarti Tasyabbuh (Meniru-niru) Orang Kafir
Merayakan tahun baru termasuk meniru-niru orang kafir. Dan sejak dulu Nabi kitashallallahu 'alaihi wa sallam sudah mewanti-wanti bahwa umat ini memang akan mengikuti jejak orang Persia, Romawi, Yahudi dan Nashrani. Kaum muslimin mengikuti mereka baik dalam berpakaian atau pun berhari raya.
Dari Abu Sa'id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallambersabda, “Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang penuh lika-liku, pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, Apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?”[4]
Lihatlah apa yang dikatakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Apa yang beliau katakan benar-benar nyata saat ini. Berbagai model pakaian orang barat diikuti oleh kaum muslimin, sampai pun yang setengah telanjang. Begitu pula berbagai perayaan pun diikuti, termasuk pula perayaan tahun baru ini.
Ingatlah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam secara tegas telah melarang kita meniru-niru orang kafir (tasyabbuh). Beliau bersabda, ”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”[5][6]

Kerusakan Ketiga: Merekayasa Amalan yang Tanpa Tuntunan di Malam Tahun Baru
Kita sudah ketahui bahwa perayaan tahun baru ini berasal dari orang kafir dan merupakan tradisi mereka. Namun sayangnya di antara orang-orang jahil ada yang mensyari'atkan amalan-amalan tertentu pada malam pergantian tahun.
Daripada waktu kaum muslimin sia-sia, mending malam tahun baru kita isi dengan dzikir berjama'ah di masjid. Itu tentu lebih manfaat daripada menunggu pergantian tahun tanpa ada manfaatnya”, demikian ungkapan sebagian orang. Ini sungguh aneh. Pensyariatan semacam ini berarti melakukan suatu amalan yang tanpa tuntunan. Perayaan tahun baru sendiri adalah bukan perayaan atau ritual kaum muslimin, lantas kenapa harus disyari'atkan amalan tertentu ketika itu? Apalagi menunggu pergantian tahun pun akan mengakibatkan meninggalkan berbagai kewajiban sebagaimana nanti akan kami utarakan.
Jika ada yang mengatakan, “Daripada menunggu tahun baru diisi dengan hal yang tidak bermanfaat (bermain petasan dan lainnya), mending diisi dengan dzikir. Yang penting kan niat kita baik.” Maka cukup kami sanggah niat baik semacam ini dengan perkataan Ibnu Mas’ud ketika dia melihat orang-orang yang berdzikir, namun tidak sesuai tuntunan Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam. Orang yang melakukan dzikir yang tidak ada tuntunannya ini mengatakan pada Ibnu Mas’ud, ”Demi Allah, wahai Abu ‘Abdurrahman (Ibnu Mas’ud), kami tidaklah menginginkan selain kebaikan.” Ibnu Mas’ud lantas berkata,  “Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, namun mereka tidak mendapatkannya.”[7]
Jadi dalam melakukan suatu amalan, niat baik semata tidaklah cukup. Kita harus juga mengikuti contoh dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, baru amalan tersebut bisa diterima di sisi Allah.

Kerusakan Keempat: Mengucapkan Selamat Tahun Baru yang Jelas Bukan Ajaran Islam
Komisi Fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah ditanya, “Apakah boleh mengucapkan selamat tahun baru Masehi pada non muslim, atau selamat tahun baru Hijriyah atau selamat Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam? ” Al Lajnah Ad Daimah menjawab, “Tidak boleh mengucapkan selamat pada perayaan semacam itu karena perayaan tersebut adalah perayaan yang tidak masyru’ (tidak disyari’atkan dalam Islam).”[8]

Kerusakan Kelima: Meninggalkan Shalat Lima Waktu
Betapa banyak kita saksikan, karena begadang semalam suntuk untuk menunggu detik-detik pergantian tahun, bahkan begadang seperti ini diteruskan lagi hingga jam 1, jam 2 malam atau bahkan hingga pagi hari, kebanyakan orang yang begadang seperti ini luput dari shalat Shubuh yang kita sudah sepakat tentang wajibnya. Di antara mereka ada yang tidak mengerjakan shalat Shubuh sama sekali karena sudah kelelahan di pagi hari. Akhirnya, mereka tidur hingga pertengahan siang dan berlalulah kewajiban tadi tanpa ditunaikan sama sekali. Na’udzu billahi min dzalik. Ketahuilah bahwa meninggalkan satu saja dari shalat lima waktu bukanlah perkara sepele. Bahkan meningalkannya para ulama sepakat bahwa itu termasuk dosa besar.[9] Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam juga mengancam dengan kekafiran bagi orang yang sengaja meninggalkan shalat lima waktu. Buraidah bin Al Hushoib Al Aslamiy berkata, ”Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.”[10]Oleh karenanya, seorang muslim tidak sepantasnya merayakan tahun baru sehingga membuat dirinya terjerumus dalam dosa besar.

Kerusakan Keenam: Begadang Tanpa Ada Hajat
Begadang tanpa ada kepentingan yang syar'i dibenci oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Termasuk di sini adalah menunggu detik-detik pergantian tahun yang tidak ada manfaatnya sama sekali. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat 'Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.”[11]
Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat 'Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama'ah. 'Umar bin Al Khottob sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!”[12] Apalagi dengan begadang ini sampai melalaikan dari sesuatu yang lebih wajib (yaitu shalat Shubuh)?!

Kerusakan Ketujuh: Terjerumus dalam Zina
Jika kita lihat pada tingkah laku muda-mudi saat ini, perayaan tahun baru pada mereka tidaklah lepas dari ikhtilath (campur baur antara pria dan wanita) dan berkholwat (berdua-duan), bahkan mungkin lebih parah dari itu yaitu sampai terjerumus dalam zina dengan kemaluan. Inilah yang sering terjadi di malam tersebut dengan menerjang berbagai larangan Allah dalam bergaul dengan lawan  jenis. Inilah yang terjadi di malam pergantian tahun dan ini riil terjadi di kalangan muda-mudi.

Kerusakan Kedelapan: Mengganggu Kaum Muslimin
Merayakan tahun baru banyak diramaikan dengan suara mercon, petasan, terompet atau suara bising lainnya. Ketahuilah ini semua adalah suatu kemungkaran karena mengganggu muslim lainnya, bahkan sangat mengganggu orang-orang yang butuh istirahat seperti orang yang lagi sakit. Padahal mengganggu muslim lainnya adalah terlarang sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Seorang muslim adalah seseorang yang lisan dan tangannya tidak mengganggu orang lain.”[13]
Ibnu Baththol mengatakan, “Yang dimaksud dengan hadits ini adalah dorongan agar seorang muslim tidak menyakiti kaum muslimin lainnya dengan lisan, tangan dan seluruh bentuk menyakiti lainnya. Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Orang yang baik adalah orang yang tidak menyakiti walaupun itu hanya menyakiti seekor semut”.”[14] Perhatikanlah perkataan yang sangat bagus dari Al Hasan Al Basri. Seekor semut yang kecil saja dilarang disakiti, lantas bagaimana dengan manusia yang punya akal dan perasaan disakiti dengan suara bising atau mungkin lebih dari itu?!

Kerusakan Kesembilan: Melakukan Pemborosan yang Meniru Perbuatan Setan
Perayaan malam tahun baru adalah pemborosan besar-besaran hanya dalam waktu satu malam. Jika kita perkirakan setiap orang menghabiskan uang pada malam tahun baru sebesar Rp.1000 untuk membeli mercon dan segala hal yang memeriahkan perayaan tersebut, lalu yang merayakan tahun baru sekitar 10 juta penduduk Indonesia, maka hitunglah berapa jumlah uang yang dihambur-hamburkan dalam waktu semalam? Itu baru perkiraan setiap orang menghabiskan Rp. 1000, bagaimana jika lebih dari itu?!  Padahal Allah Ta’ala telah berfirman (yang artinya),  “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’: 26-27). 

Kerusakan Kesepuluh: Menyia-nyiakan Waktu yang Begitu Berharga
Merayakan tahun baru termasuk membuang-buang waktu. Padahal waktu sangatlah kita butuhkan untuk hal yang manfaat dan bukan untuk hal yang sia-sia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi nasehat mengenai tanda kebaikan Islam seseorang, “Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.”[15] Semoga kita merenungkan perkataan Ibnul Qoyyim, “(Ketahuilah bahwa) menyia-nyiakan waktu lebih jelek dari kematian. Menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu (membuatmu lalai) dari Allah dan negeri akhirat. Sedangkan kematian hanyalah memutuskanmu dari dunia dan penghuninya.”[16]

Seharusnya seseorang bersyukur kepada Allah dengan nikmat waktu yang telah Dia berikan. Mensyukuri nikmat waktu bukanlah dengan merayakan tahun baru. Namun mensyukuri nikmat waktu adalah dengan melakukan ketaatan dan ibadah kepada Allah, bukan dengan menerjang larangan Allah. Itulah hakekat syukur yang sebenarnya. Orang-orang yang menyia-nyiakan nikmat waktu seperti inilah yang Allah cela. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan?” (QS. Fathir: 37). Qotadah mengatakan, “Beramallah karena umur yang panjang itu akan sebagai dalil yang bisa menjatuhkanmu. Marilah kita berlindung kepada Allah dari menyia-nyiakan umur yang panjang untuk hal yang sia-sia.”[17]Wallahu walliyut taufiq.

Jumat, 29 November 2013

10 Manusia Paling Cepat Di Dunia


Apakah anda pernah berlari ?
Secepat apa anda berlari ?
Apakah anda merasa cepat ? jika ya, silahkan tandingi orang orang yang memiliki kecepatan rata rata di dunia ini :D
Tapi sebelum anda membaca dan ingin menandingi manusia tercepat ini silahkan anda baca artikel saya dulu yg ini untuk menambah pengetahuan anda :) 

1. Usain Bolt Manusia Tercepat di Dunia (di Lintas 100 Meter)

Usain Bolt, pelari asal Jamaika, merupakan pemegang rekor manusia tercepat di dunia di lintas balap 100 meter (dan 200 meter). Di lintasan 100 meter di Kejuaraan Dunia Atletik di Berlin Agustus 2009 baru-baru ini Bolt memecahkan rekor atas namanya sendiri dengan waktu 9,58 detik. 

Catatan waktu ini lebih cepat 0,11 detik dari rekor lamanya yang dicetak tahun lalu di olimpiade Beijing. Sepertinya saat ini pesaing Bolt hanyalah jam penunjuk waktu saja. 


2. Petembak Tercepat di Dunia (Revolver)

Jerry Miculek adalah seorang instruktur tembak cepat yang berpengalaman di hampir semua jenis senjata api. Dia tercatat sebagai petembak revolver tercepat di dunia dengan 5 tembakan dalam waktu 0,57 detik. 

Saat ini Miculek memegang 5 rekor dunia dalam ekshibisi menembak revolver. Istrinya Kay Clark Miculek adalah seorang petembak juga dan merupakan juara nasional dan menjuarai beberapa kejuaraan dunia.


3. Steven Purugganan, Tangan Tercepat di Dunia

Steven Purugganan adalah pemegang rekor dunia menumpuk dan memindahkan gelas dalam waktu 6,21 detik yang menunjukkan betapa cepatnya tangannya. 


4. Pemecah Kubus Rubik Tercepat

Pemecah kubus Rubik tercepat di dunia saat ini adalah "Macky" Makisumi. Dialah yang terbaik dalam beberapa pemecahan rekor dunia speedcubing. Rekornya di 2x2x2 Speedsolve adalah 2,82 detik dan di 3x3x3 dalam 12,11 detik.


5. Sekretaris Tercepat di Dunia



Inilah sekretaris tercepat di dunia yang mampu men-stamp dokumen lebih cepat dari siapapun di dunia. Dia melakukannya untuk 100 dokumen dalam 20 detik. 


6. Bar Wizard Adam Dolman, Tercepat Membuka Tutup Botol

Waktu tercepat membuka 300 tutup botol bir dilakukan satu tim yang terdiri dari 3 orang dengan waktu 1 menit 47 detik. Tim ini dikepalai Alois Unertl. Untuk gaya relay, tip anggota tim membuka 100 botol, dan setelah selesai anggota berikutnya mulai membuka tutup botol lagi.


7. David R. Adamovich, Pelempar Pisau Tercepat di Dunia

David R. Adamovich, dikenal sebagai "The Great Throwdini" adalah pelempar pisau tercepat. Dialah pencetak dan pemecah rekor-rekor baru di dunia lebih dari pelempar-pelempar pisau yang lain. 

Saat ini dia memegang rekor dunia untuk pelempar pisau tercepat, melempar dan menangkap pisau, pelempar pisau di sekeliling target orang tercepat, dan pelempar pisau tercepat di atas ladder of death ganda. 

Pria ini tercatat menancapkan 3 pisau kurang dari 1 detik (0,97 detik) dan direkam di video kecepatan tinggi. Untuk melempar pisau di sekeliling target orang, rekornya adalah 144 lemparan dalam 1 menit. 

Untuk melempar pisau di atas ladder of death ganda dia mencatat 16 pisau dalam 6,1 detik atau 0,38 detik per pisau. 


8. Kent French, Bertepuk Tangan Tercepat di Dunia

Kent French, punya teknik sendiri dalam bertepuk tangan dengan mengkombinasikan gaya uniknya sendiri dengan tangkas dan dengan daya tahan. Dia mencetak rekor tepuk tangan terbanyak dalam satu menit, yaitu sebanyak 721 kali tepuk tangan. 


9. Peminum Tercepat di Dunia

Pria ini minum air sebanyak 1,5 liter dalam 4,88 detik.


10. Bob Arno, Pencopet Tercepat di Dunia

"Copet" yang satu ini tangannya sangat cepat. Bob Arno sering tampil di acara-acara televisi Amerika untuk keahliannya itu. Di acara Late Night with David Letterman (Desember 1983) dia mencuri dasi dan jam kesayangan Letterman. 

Pernah juga tampil di Just for Laugh-nya HBO tahun 1989 dan beberapa kali di acara 20/20 di stasiun ABC. Di acara ini dia menunjukkan keahliannya dengan mencopet di jalanan. menakjubkan bukan!

Rabu, 27 November 2013

7 Hal Sederhana Yang Bisa Dilakukan Untuk Menghindari Depresi


Selamat datang. Disini saya hanya akan sedikit berbagi tentang bagaimana cara menghadapi kekecewaan terhadap suatu permasalahan yang dihadapi, mungkin hal ini terkesan sangat sepele namun faktanya bagi beberapa orang yang memiliki kepribadian tertentu tidak mudah untuk menghadapi kekecewaan tersebut bahkan ada yang berujung depresi.

Pict credit: itsmyturnmovement.org
            Kekecewaan ini bisa ditimbulkan melalui banyak hal yang paling umum adalah kegagalan terhadap suatu kesempatan, contohnya ketika gagal melamar pekerjaan. Bagi yang merasa kecewa dan sulit untuk menemukan rasa percaya diri kembali, berikut ini adalah hal-hal simpel yang bisa anda lakukan:

1.      Selalu ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa
Pict credit: mukhiddin.deviantart.com
            Ingatlah selalu bahwa Tuhan akan membantu semua permasalahan anda, apapun keyakinan anda Tuhan tidak mungkin menelantarkan anda. Berpikirlah mungkin masalah yang anda hadapi saat ini adalah ujian yang diberikan Tuhan untuk anda. Beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing juga bisa membuat anda lebih tenang.

2.      Relakan permasalahan yang membuat anda kecewa
Pict credit: muslimruhr.wordpress.com
            Merelakan permasalahan yang membuat anda kecewa bagi sebagian orang mungkin tidak mudah. Intinya anda harus ikhlas dan sabar menghadapinya, dan selalu kembali pada poin pertama apabila anda masih merasa sulit untuk merelakannya.

3.      Berpikir positif
Pict credit: self-improvement-advice.org
            Ketika anda sudah merelakan permasalahan tersebut, tentu rasa kecewa anda pelan-pelan akan hilang. Untuk itu selalu ‘berpikir positif’ adalah kuncinya. Berpikirlah bahwa masalah ini akan menuntun anda pada kesuksesan nantinya, apabila yang anda alami adalah sebuah kegagalan maka anggaplah kegagalan tersebut adalah sukses anda yang tertunda.

4.      Lakukan sesuatu yang dapat membangkitkan semangat anda
Pict credit: thegamefanatics.com
            Melakukan hobi anda seperti menulis, membaca, atau menonton film dapat membuat pikiran anda rileks sejenak. Tidak hanya itu, melakukan hobi juga bisa membangkitkan semangat anda tanpa anda sadari. Hobi bisa menjadi semacam ‘moodboster’ apabila anda mengalami masalah.

5.      Berkumpul dengan keluarga, teman, atau kerabat terdekat
Pict credit: fanpop.com/paramore
            Berkumpul dengan orang-orang terdekat dapat membantu anda melupakan permasalahan yang anda alami. Jika anda tidak sungkan, anda bisa menceritakan tentang masalah yang anda alami. Karena menceritakan permasalahan dapat membuat anda puas secara psikologis.

6.      Pergi keluar dan lakukan aktivitas positif
Pict credit: artistdirect.com
Bagi anda yang jarang keluar kerumah selain pada kegiatan wajib anda, mungkin saatnya untuk pergi keluar dan melakukan aktivitas-aktivitas positif yang dapat membangun semangat anda. Menghadiri seminar atau menjadi peserta dalam pelatihan-pelatihan yang menarik minat anda bisa menjadi sebuah ‘moodboster’tersendiri ketika menghadapi masalah.
           
7.      Persiapkan diri untuk kesempatan yang akan datang
Pict credit: news.xinhuanet.com
Untuk membangun percaya diri anda dari sebuah kekecewaan akan kegagalan anda dalam meraih sesuatu, tidak ada yang lebih baik dari berusaha lagi dan mencoba. Usaha dan doa haruslah seimbang jika ingin meraih keberhasilan. Tidak hanya itu, anda juga harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan terjadinya kegagalan lagi. Intinya tetaplah optimis.

Akhir kata semua tergantung bagaimana kita menyikapi keadaan yang terjadi pada kita. Saya berharap bahwa 7 poin diatas dapat membantu anda dalam menghadapi kekecewaan Sebelum saya menutup tulisan ini, dibawah ada sebuahquote yang mungkin dapat menginspirasi kita semua, quote ini saya kutip di salah satu thread di kaskus.

-“Jangan pernah menilai kehidupan hanya berdasarkan satu masa yg sulit, sehingga anda putus asa”-

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda